Revisi Daftar Nilai Sementara SIA 2 per 02/05/2013 Dapat Dilihat Di sini

1.31.2012

Materi Kuliah Akuntansi Biaya

Berikut ini saya bagikan materi untuk mata kuliah akuntansi biaya hari senin ruang A204 dosen Drs. Djoni T, M.Sc, Ak , materi terdiri dari 9 pokok bahasan ditambah 4 latihan soal + template FIFO. Disini juga terdapat SAP mata kuliah akutansi biaya dan contoh soal UAS dan UTS tahun 2009.

Demi kemudahan download maka saya buatkan link folder di bawah ini :


Apabila ada pertanyaan silahkan melalui komentar dibawah atau melalui buku tamu. terimakasih.
Semoga bermanfaat. Salam Blogging.

1.24.2012

Jangan Berjoget Dengan Klakson

Membunyikan klakson bagi pengendara mobil atau motor di negara-negara maju tidak menjadi tradisi, bahkan sangat jarang. Sebut saja Sydney, New Zealand atau bahkan negara tetangga Malaysia.

Di negara yang peradabannya sudah maju, peralatan ini justru hampir tidak pernah disentuh sehingga ada yang menyebutnya, dalam satu tahun pertama bisa jadi piranti ini sangat mungkin masih "perawan". Ini benar-benar berbalik dengan India dan Indonesia. Di India piranti kendaraan ini sangat femiliar dengan pengendara. Dalam sebuah penelitian, jutru piranti inilah yang paling sering diganti.

Ibarat ketika orang menginjakkan kaki pertama ke pinggir jalan, suara yang pertama terdengar adalah suara klakson berdendang. Mungkin di India, suara klakson bermacam-macam nadanya sehingga bisa untuk berjoget. Karena di negeri sari ini masyarakatnya memang jagoan berjoget.

Demikian halnya di Indonesia, Selain suara klakson yang dibunyikan sesuka pengendaranya ada pula suara knalpot kendaraan roda dua yang meraung-raung memekakkan telinga. Suara ini seringkali dibunyikan tak jelas maksudnya malah bisa melebihi kebisingan di India.

"Suara bising baik dari klakson aupun knalpot kendaraan bikin polusi suara meningkat dan membuat pengendara lain jadi lebih agreif. Ujung-ujungnya bisa memicu emosi" ujar Lukan Sriamin, psikolog jebolan Univeritas Indonesia (UI) yang juga pemerhati otomotif tersebut.


SOAL BUDAYA

Memang tidak ada aturan baku bagaimana tata cara membunyikan klakson ini kecuali soal budaya saja. Misalnya jangan membunyikan klakson di malam hari terutama di pemukiman, demikian pula jangan membunyikan klakson di tepat ibadah. " itu bukan peraturan tertulis, tetapi norma dimasyarakat yang ada dan difahami semua" tutur Effendy Choirie, politii PKB yang menempuh pendidikan doktor di Malaysia.

"Hampir tidak ada suara klakson dijalanan (Malaysia) saat berkendara. Kalau terjadi kemacetan mereka lebih sabar antre dari pada mebunyikan klaksonnya. Jutru ketika ada orang mebunyikan klakson malah menjadi perhatian pengendara lain" katanya.

Dari pengalamannya setelah menjadi warga Jakarta ada beberapa karakter suara klakson di jalanan. Kalau suaranya cuma sekali pencet dan pendek, biasanya itu klakson bersahabat. Tetapi kalau suaranya panjang dan berkali-kali pasti ada ketidaksukaan dari pengemudi lain.

Jadi tentukan pilihan, menjadi bangsa beradab dan menjadi pengemudi beradab pula dengan tidak terlalu sering menggunakan klakson atau sesuka hati menggunakan perangkat ini?

Sumber : poskota edisi Jum'at 20 Januari 2012 dengan sedikit perubahan

1.06.2012

Pengalaman Sidang Tilang di PN Jakarta Pusat

Kebetulan jadwal hari ini adalah ikut sidang tilang di PN Jakpus. Sedikit info tanggal 14 Desember gue kena tilang oleh bapak polisi yang baik hati di daerah tugutani, yah namanya juga anak-anak suka lupa nyalain lampu depan eh di berentiin deh. Berhubung gue termasuk warga negara yang baik akhirnya gue minta sidang.

Jam 6.30 tanggal 6 januari gue mulai siap-siap, biasalah bangun tidur ku terus mandi tidak lupa menggosok gigi persis lagu zaman sd dulu, oke lanjut jam 7.15 mulai cabut menuju lokasi kejadian di wilayah gajah mada ya deket sama plaza Gajah Mada (GM) lah. Sampe sana sekitar jam 8 pagi, sedikit tips klo mau parkir motor atau mobil mending di plaza GM aja ga sumpek trus ga langsung dikerubutin sama calo-calo yang bergentayangan.

Selepas parkir di plaza GM jangan lupa siapkan mental, jiwa dan raga dari rayuan calo yang bergentayangan dari depan gedung PN sampe halaman bakalan ada banyak rayuan maut. Dari mulai nawarin dengan halus, kasar sampe merayu dengan mendayu-dayu bikin merinding.. hihihihihi

Halangan pertama berhasil ditembus, lanjut masuk ke gedung PN. kondisi disana agak sempit mungkin karena gedung tua kali yah' untung gedungnya kaga doyong ke kanan. Berhubung ini pengalaman pertama ikut sidang gue agak celingak celinguk kayak burung celepuk untuk nyari tempat sidang, ternyata ada tulisan klo sidang SIM C ada dilantai 3. Langsung aja dengan gaya sotoy ngacir ke lantai 3.

 Disana masih sepi cuma ada beberapa orang, itu juga cleaning servise' Gak lama ada anak muda nongol duduk di samping sambil ngobrol-ngobrol doi juga mau ikut sidang ternyata. Selidik punya selidik doi ternyata seorang calo, wow gue pun terpesona dan terpana sambil meneteskan air dari hidung, pilekz euy. Ga lama menunggu sekitar 15 menit nongol ibu muda ngasih tau klo sidang SIM C sudah di pindah ke lantai 2' whatz dalam hati gue berbisik ternyata calo yang tadi di samping gue itu amatiran buktinya doi ikutan nunggu dilantai 3.

Langsung ngacir ke lantai 2 disana ada banyak manusia berkumpul, akhirnya gue juga ikutan kesana maklum naluri orang Indonesia klo ada yang ngumpul bawaannye pengen nimbrung aje. Ternyata itu tempat ngambil nomor antrian sidang, gue dapet nomor 118. Hah langsung lemes inget waktu ngantri bikin E-KTP dikelurahan dapet nomor 128 baru bisa bikin selepas ashar. Bakal abis jum'atan nih gue sidang klo begini caranye, pikiran udah kemana-mana ada soto, gado-gado, ayam penyet, nasi rawon, dll maklum dari pagi belum sarapan saking buru-burunya.

Ruang sidang letaknya beberapa meter dari tempat antrian, setelah ngelongok kaya kadal jongkok gue tau klo sidangnya lumayan cepet. huh bahagia juga bakal cepet selesai biar bisa ngeliatin mba-mba senam di PN. loh' (becanda...) menunggu sekita 10-15 menit akhirnya nama yang paling keren se kecamatan kebayoran lama pun di panggil, sekitar 5 orang di sidang bersamaan karena pasalnya sama. Gue berharap bakalan ada adu argumentasi kaya sidangnya nazarudin yang heboh di TV-TV eh ternyata beda bener, padahal klo ada gue pengen mba dea tunggaesti bakal jadi pengecara gue. he' Faktanya pas sidang kami (karena ada beberapa orang sekaligus) cuma di kasih tau pasalnya trus hukuman denda langsung di suruh bayar deh di ruangan yang berbeda.




Biar ga lama gue mutusin langsung ke tempat pembayaran tilang letaknya ternyata di sebelah antrian nomor sidang yang pertama, disini kita nunggu di panggil lagi ga lama sih mungkin karena yang ikut sidang juga sedikit ga sampe 10 menit udah di panggil. Langsung bayar tunai sesuai yang ditetapkan hakim trus SIM C kita udah balik lagi. wow ternyata ga begitu lama yah klo di itung-itung sekitar 1 jam deh. jam 8.50 semua proses selesai dijalankan dan bisa bakal ngelanggar lagi. he' Saran klo di tilang mendingan ikut sidang aje dah ga mahal trus ga dosa dari pada damai.

Sedikit Tips buat yang mau ikut sidang
1. Jangan lupa mandi : ini tips klasik yang harus dilakuin biar orang laen ga kebauan gara gara badan apek belum mandi
2. Bawa duit : ini harus bakal bayar denda soalnya, masa mau minjem sama orang' malu-maluin ah
3. Pake baju yang rapi : Ga boleh kaos, harus berkerah soalnya peraturan plus klo udah selesai sidang jadi bisa jalan-jalan dulu di plaza GM
4. Jangan terjebak rayuan palsu Calo ( kecuali kepepet)
5. Bertanya pada petugas atau orang yang keliatan sama-sama beloon biar ga di kata beloon sendirian

6. Buru-buru ambil antrian sidang biar cepet pulang
6. Ikuti segala prosedur yang diharuskan, ga ribet ko asal mau bersabar.

Sekian semoga ada yang bermanfaat, klo ada yang kurang gue minta maaf klo ada yang lebih silahkan di sedekahkan kepada yang berhak. terakhir klo mau tau sidang di PN Jakarta selatan(Ampera) tunggu setelah tanggal 20 karena gue bakal kesitu buat ikut sidang lagi tentunya. hehehe'

Salam Blogging.

12.28.2011

Mahasiswa kelas bebas Mahasiswa "Ga" punya kelas

Perjalanan penuh perjuangan, hambatan dan rintangan kaya orang mau berangkat ke medan perang dari kantor menuju kampus. Yupz' hari ini hari pertama UAS, buat gue yang dari jaman TK sampe SMK ga pernah belajar klo ada ujian ini merupakan tantangan tersendiri. Suatu kebiasaan yang membanggakan karena bisa mendapatkan hasil yang maksimal dengan "tanpa" pengorbanan apapun. Agak sedikit JUMAWA yakz. (jujur, manis dan berwibawa)

Matakuliah buat hari senin ini tak lain STI baca ES-TE-I bukan siti tar dikira anak pa RT lagi. Berhubung hari senin itu cuti bersama gue agak leha-leha, walupun cuma bangun tidur tidur lagi persis kayak lagunya mbah surip. Selepas sholat ashar gue mulai nyiapin persiapan buat kuliah, semua catetan, buku paket, alat tulis, kursi, meja belajar, gue bawa semua maklum takut ga kebagian bangku soalnya ada temen yang pernah bilang "posisi menentukan prestasi" makanya selesai itu gue langsung cabut ke kampus.

Setelah sampe kampus maksud hati pengen istirahat di masjid buat nunggu maghrib, syukur-syukur bisa merem walaupun sebentar. Tapi apadaya selepas markir motor ditempat yang paling strategis gue terpana oleh suatu benda yang tertempel di pintu kelas. Kenapa gue bilang strategis karena tempat parkir motor itu tepat berada didepan kelas, selidik pernah nanya sama penjaga kenapa tempat parkirnya mepet sama kelas jawabnya "karena itu dapat mengurangi global warming, sesuai dengan spanduknya ibu presiden yang nempel di fly over rawamangun" halah alesan aja dalem batin gue.

Ternyata disetiap pintu ruang kelas tercatat nama-nama mahasiswa yang mengikuti UAS beserta matakuliahnya, langsung aja mata menyelidik ada ga sih nama paling keren sekelurahan grogol utara yang nampang disitu. Kelas pertama ternyata engga ada, kelas kedua malah dipake sama matakuliah matematika padahal sesuai jadwal seharusnya ada diantara dua kelas itu. Mencoba berbaik sangka mungkin kelasnya dipindah sampe akhirnya coba ngeliat di kelas laen, 5 menit, 15 menit, 1 jam, 9 bulan, muterin satu gedung kaya tukang odong-odong keliling komplek masih juga kaga ketemu. setelah pelanga-pelongo kaya kadal ijo akhirnya gue ketemu temen seperjuangan yang sama-sama kebingungan.

Finally kita sepakat ke ruang kepala jurusan yang ada di lantai 3, disana kita disambut oleh dua orang ibu-ibu yang sejujurnya ga kenal siapa nama beliau. disitu terjadi percakapan.
" bu nama kami ko ga ada di kelas B107/B108?"
"nama kamu siapa?" tanya ibu yang pake kerudung
" saya mukhyar ardhi bin ahmad khariri temen saya namanya eggy ceria"
setelah dicari ternyata nama kami beserta temen-temen yang laen emang ga terdaftar.
" kamu udah pada konter (daftar ulang) belum si?"
"udah bu" jawab kami mantap dan kompak
" yaudah kamu pake kelas B108 aja, klo nanti dipake matakuliah matematika ya kalian pada keluar semua"
Hah!! gue terdiam terpana sama mas-mas yang tadi sempet lewat.. loh'
bener dah Mahasiswa kelas bebas Mahasiswa "Ga" punya kelas.

Selepas maghrib langsung meluncur ke kelas buat nyari tempat duduk, kelas lumayan penuh oleh mahasiswa profesional dalam hal nyontek tentunya. Jam 18.30 seharusnya udah mulai UAS tapi sampe jam 18.50 pengawas belum juga dateng, rasa was-was, bingung, cemas, mulai menghampiri bukan apa-apa, kebelet pipis soalnya. Diputuskan buat manggil pengawasnya, dan lagi-lagi gue yang jadi tumbal.

Lanjut aja biar ga kelamaan. Begitu pengawas dateng keheningan mulai menyergap ruangan maklum dosennya rada sadis masa photo KTP sama tampang beda aja dipermasalahin, selidik punya selidik ternyata ada yang pake photo tetangga di KTP pantes di tanyain. Soal terdiri dari 20 PG dan 4 essay tapi cukup pilih 1 essay aja buat di kerjain. Soal PG bisa dikerjain dengan mudah maklum namanya juga PG biar ga tau cukup lirik sebelah kanan langsung dapet jawabannya(don't try this at home, but try this at school).

Masalah mulai muncul pas soal essay, gue sih coba ngejawab apa arti e-commerce dan macam-macamnya. Waduh apapula itu, macem getuk goreng kah?? buat gue yang komputer taunya facebook, twitter itu juga harus belajar lama sama temen buat tau arti RT(ReTwit), Blog? gara-gara dijerumusin sama pa asmuni jamhur yang doyan pop ice gw jadi suka blogging. Tapi sepertinya dewi fortuna sedang berpihak sama gw maklum semalem abis di sogok pake duit cebanan lecek. Gak pake lama selesai juga perjuangan hari ini, menguras energi, keringat sama menguras kantong.

Sedikit tips buat yang lagi UAS:
  1. Ketahui dulu situasi medan UAS supaya kaga kaya gue ga kedapetan kelas
  2. Jangan lupa bawa catetan lumayan bakal baca-baca
  3. Mandilah sebelum UAS bukan  apa-apa bakal perjalanan jauh gerah
  4. BELAJAR gak usah tanya ini harus
  5. Bawa alat tulis biar ga malu-maluin klo ada cewe cakep minjem kita punya kali aja bisa dapet nomer sepatu, eh salah nomer handphone. (maaf-maaf cuma bercanda ga serius ko)
Oke, itu dulu yah dilanjut kapan-kapan. Semoga bermanfaat. Salam Blogging

12.27.2011

Materi UAS Sosiologi Politik

Setelah seluruh kelompok selesai memberikan presentasi untuk pelajaran sosiologi politik, maka usai sudah mata kuliah yang lumayan 'menyenangkan' (diberi tanda kutip karena setiap mahaiswa/i memiliki perbedaan persepsi seperti saya).

Disepakati bahwa materi UAS nanti akan diambil dari bahan presentasi masing-masing kelompok, yang terdiri dari 8 kelompok dengan berbeda-beda bahasan. Untuk itu saya mencoba memberikan sebagian materi yang telah dikumpulkan dari beberapa teman.

Berikut beberapa materi yang berhasil saya kumpulkan dan dapat didownload sebagai bahan pembelajaran UAS :

8.  Kel 8 Intergarsi Nasional dan Negara dan kekuasaan politik
9.  Kel 9 Demokrasi dan hak asasi manusia 

Terima kasih kepada teman-teman yang bersedia berbagi materi kepada saya, walaupun masih ada beberapa materi yang belum berhasil saya dapatkan. Semoga dapat bermanfaat. Salam Blogging.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India