Share kali ini adalah soal latihan akutansi Biaya yang baru dibagikan senin tanggal 5 Maret 2012, silahkan di download dan jangan lupa coba untuk dikerjakan.
3.09.2012
2.24.2012
Program Gratis Naik Busway
Ada kabar "sedikit" gembira buat para pacinta bus Transjakarta, hari minggu tepatnya tanggal 26 Februari 2012 akan diadakan program gratis sehari naik busway. Kenapa saya bilang "sedikit", karena memang program ini hanya di buat selama 1 hari dan kabarnya akan dijadikan agenda tahunan Transjakarta busway.
2.21.2012
Soal Latihan Akutansi Biaya 20 Feb 2012
Share kali ini adalah soal latihan akutansi Biaya yang baru dibagikan senin tanggal 20 februari 2012, silahkan di download dan jangan lupa coba untuk dikerjakan.
Terima Kasih, Semoga Bermanfaat.
Salam Blogging.
Terima Kasih, Semoga Bermanfaat.
Salam Blogging.
1.31.2012
Materi Kuliah Akuntansi Biaya
Berikut ini saya bagikan materi untuk mata kuliah akuntansi biaya hari senin ruang A204 dosen Drs. Djoni T, M.Sc, Ak , materi terdiri dari 9 pokok bahasan ditambah 4 latihan soal + template FIFO. Disini juga terdapat SAP mata kuliah akutansi biaya dan contoh soal UAS dan UTS tahun 2009.
Demi kemudahan download maka saya buatkan link folder di bawah ini :
Apabila ada pertanyaan silahkan melalui komentar dibawah atau melalui buku tamu. terimakasih.
Semoga bermanfaat. Salam Blogging.
Demi kemudahan download maka saya buatkan link folder di bawah ini :
Apabila ada pertanyaan silahkan melalui komentar dibawah atau melalui buku tamu. terimakasih.
Semoga bermanfaat. Salam Blogging.
1.24.2012
Jangan Berjoget Dengan Klakson
Membunyikan klakson bagi pengendara mobil atau motor di negara-negara maju tidak menjadi tradisi, bahkan sangat jarang. Sebut saja Sydney, New Zealand atau bahkan negara tetangga Malaysia.
Di negara yang peradabannya sudah maju, peralatan ini justru hampir tidak pernah disentuh sehingga ada yang menyebutnya, dalam satu tahun pertama bisa jadi piranti ini sangat mungkin masih "perawan". Ini benar-benar berbalik dengan India dan Indonesia. Di India piranti kendaraan ini sangat femiliar dengan pengendara. Dalam sebuah penelitian, jutru piranti inilah yang paling sering diganti.
Ibarat ketika orang menginjakkan kaki pertama ke pinggir jalan, suara yang pertama terdengar adalah suara klakson berdendang. Mungkin di India, suara klakson bermacam-macam nadanya sehingga bisa untuk berjoget. Karena di negeri sari ini masyarakatnya memang jagoan berjoget.
Demikian halnya di Indonesia, Selain suara klakson yang dibunyikan sesuka pengendaranya ada pula suara knalpot kendaraan roda dua yang meraung-raung memekakkan telinga. Suara ini seringkali dibunyikan tak jelas maksudnya malah bisa melebihi kebisingan di India.
"Suara bising baik dari klakson aupun knalpot kendaraan bikin polusi suara meningkat dan membuat pengendara lain jadi lebih agreif. Ujung-ujungnya bisa memicu emosi" ujar Lukan Sriamin, psikolog jebolan Univeritas Indonesia (UI) yang juga pemerhati otomotif tersebut.
SOAL BUDAYA
Memang tidak ada aturan baku bagaimana tata cara membunyikan klakson ini kecuali soal budaya saja. Misalnya jangan membunyikan klakson di malam hari terutama di pemukiman, demikian pula jangan membunyikan klakson di tepat ibadah. " itu bukan peraturan tertulis, tetapi norma dimasyarakat yang ada dan difahami semua" tutur Effendy Choirie, politii PKB yang menempuh pendidikan doktor di Malaysia.
"Hampir tidak ada suara klakson dijalanan (Malaysia) saat berkendara. Kalau terjadi kemacetan mereka lebih sabar antre dari pada mebunyikan klaksonnya. Jutru ketika ada orang mebunyikan klakson malah menjadi perhatian pengendara lain" katanya.
Dari pengalamannya setelah menjadi warga Jakarta ada beberapa karakter suara klakson di jalanan. Kalau suaranya cuma sekali pencet dan pendek, biasanya itu klakson bersahabat. Tetapi kalau suaranya panjang dan berkali-kali pasti ada ketidaksukaan dari pengemudi lain.
Jadi tentukan pilihan, menjadi bangsa beradab dan menjadi pengemudi beradab pula dengan tidak terlalu sering menggunakan klakson atau sesuka hati menggunakan perangkat ini?
Sumber : poskota edisi Jum'at 20 Januari 2012 dengan sedikit perubahan
Di negara yang peradabannya sudah maju, peralatan ini justru hampir tidak pernah disentuh sehingga ada yang menyebutnya, dalam satu tahun pertama bisa jadi piranti ini sangat mungkin masih "perawan". Ini benar-benar berbalik dengan India dan Indonesia. Di India piranti kendaraan ini sangat femiliar dengan pengendara. Dalam sebuah penelitian, jutru piranti inilah yang paling sering diganti.
Ibarat ketika orang menginjakkan kaki pertama ke pinggir jalan, suara yang pertama terdengar adalah suara klakson berdendang. Mungkin di India, suara klakson bermacam-macam nadanya sehingga bisa untuk berjoget. Karena di negeri sari ini masyarakatnya memang jagoan berjoget.
Demikian halnya di Indonesia, Selain suara klakson yang dibunyikan sesuka pengendaranya ada pula suara knalpot kendaraan roda dua yang meraung-raung memekakkan telinga. Suara ini seringkali dibunyikan tak jelas maksudnya malah bisa melebihi kebisingan di India.
"Suara bising baik dari klakson aupun knalpot kendaraan bikin polusi suara meningkat dan membuat pengendara lain jadi lebih agreif. Ujung-ujungnya bisa memicu emosi" ujar Lukan Sriamin, psikolog jebolan Univeritas Indonesia (UI) yang juga pemerhati otomotif tersebut.
SOAL BUDAYA
Memang tidak ada aturan baku bagaimana tata cara membunyikan klakson ini kecuali soal budaya saja. Misalnya jangan membunyikan klakson di malam hari terutama di pemukiman, demikian pula jangan membunyikan klakson di tepat ibadah. " itu bukan peraturan tertulis, tetapi norma dimasyarakat yang ada dan difahami semua" tutur Effendy Choirie, politii PKB yang menempuh pendidikan doktor di Malaysia.
"Hampir tidak ada suara klakson dijalanan (Malaysia) saat berkendara. Kalau terjadi kemacetan mereka lebih sabar antre dari pada mebunyikan klaksonnya. Jutru ketika ada orang mebunyikan klakson malah menjadi perhatian pengendara lain" katanya.
Dari pengalamannya setelah menjadi warga Jakarta ada beberapa karakter suara klakson di jalanan. Kalau suaranya cuma sekali pencet dan pendek, biasanya itu klakson bersahabat. Tetapi kalau suaranya panjang dan berkali-kali pasti ada ketidaksukaan dari pengemudi lain.
Jadi tentukan pilihan, menjadi bangsa beradab dan menjadi pengemudi beradab pula dengan tidak terlalu sering menggunakan klakson atau sesuka hati menggunakan perangkat ini?
Sumber : poskota edisi Jum'at 20 Januari 2012 dengan sedikit perubahan


Jumat, Maret 09, 2012



